Resensi Buku “The Walt Disney Film Archives: The Animated Movies 1921-1968”

Mengungkap Sejarah Animasi Disney “

Judul: The Walt Disney Film Archives: The Animated Movies 1921-1968
Penulis: –
Penerbit: Taschen

Cetakan: Edisi I, 2021
Halaman: 511  hlm. : ilus.; 22 cm

Bahasa: Inggris

ISBN: 978-3-8365-8086-1

Di resensi oleh: Joko Setiyono, S.Sos

           Ketika mendengar nama Walt Disney, sebagian besar orang akan segera terbayang dengan istana megah yang menjulang di awal setiap film animasi klasik, diiringi dengan melodi khas yang mengiringi setiap mimpi anak-anak dari generasi ke generasi. Namun, bagaimana sesungguhnya proses penciptaan keajaiban animasi tersebut? Buku The Walt Disney Film Archives: The Animated Movies 1921-1968 yang diterbitkan oleh Taschen hadir untuk menjawab rasa ingin tahu tersebut dengan sajian yang memikat dan informatif.

Diterbitkan pada tahun 2021, buku ini menjadi semacam harta karun yang tak ternilai bagi para penggemar Disney dan pecinta animasi secara umum. Dengan total 511 halaman yang penuh dengan gambar ilustrasi, foto di balik layar, sketsa cerita, serta setup sel dari adegan-adegan film ikonik Disney, pembaca diajak untuk menelusuri perjalanan panjang studio animasi legendaris ini. Menariknya, buku ini tidak hanya menyajikan karya-karya yang sudah terkenal di seluruh dunia, tetapi juga menggali proyek-proyek yang tidak pernah diselesaikan, memberikan perspektif baru bagi pembaca.

Menampilkan 1.500 gambar serta dilengkapi pula esai dari ahli Disney terkemuka, buku ini menawarkan pengalaman unik bagi penggemar Disney dan pecinta animasi. Buku ini membahas film-film fitur animasi utama, film pendek eksperimental, dan proyek yang belum selesai. Salah satu kelebihan buku ini adalah kemampuan untuk menampilkan foto-foto di balik layar, sketsa cerita, dan setup sel yang terkenal dari adegan film yang terkenal. Hal ini memberikan pembaca kesempatan untuk melihat proses pembuatan film animasi Disney yang tidak pernah terungkap sebelumnya. Esai dari ahli Disney terkemuka yang memberikan analisis mendalam tentang film-film Disney dan proses pembuatannya; memberikan pembaca kesempatan untuk memahami lebih lanjut tentang sejarah dan proses pembuatan film animasi Disney.

Dengan desain yang elegan dan kualitas cetak yang tinggi, buku ini menjadi koleksi yang wajib dimiliki bagi penggemar Disney dan pecinta animasi. Buku ini juga menjadi sumber referensi yang sangat berguna bagi mereka yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang sejarah dan proses pembuatan film animasi Disney.

Dengan bahasa Inggris sebagai pengantarnya dan desain yang elegan khas penerbit Taschen, buku ini jelas menargetkan penggemar serius yang memiliki ketertarikan mendalam terhadap Disney dan sejarah animasi. Namun, tentu saja, setiap pembaca yang menyukai kisah di balik pembuatan film-film terkenal akan menemukan buku ini sebagai bacaan yang mengasyikkan.

Membawa pembaca ke perjalanan dari film era bisu hingga warisan terakhir Walt Disney. Buku ini mencakup periode tahun 1921 hingga 1968, sebuah rentang waktu yang sangat signifikan bagi perkembangan Disney sebagai sebuah studio animasi besar. Dalam kurun waktu tersebut, Walt Disney dan tim kreatifnya berhasil menciptakan berbagai inovasi yang mengubah wajah industri animasi selamanya. Mulai dari film-film pendek eksperimental yang menjadi fondasi awal Disney, hingga film fitur animasi besar yang kini dianggap sebagai mahakarya sinematik.

Keberhasilan Disney dalam mengembangkan animasi bukan hanya hasil dari kecerdasan teknis semata, tetapi juga dari kemampuannya untuk menghidupkan cerita yang menyentuh hati. Buku ini menyoroti bagaimana Disney terus-menerus mengembangkan teknik-teknik baru, seperti penggunaan warna dalam Snow White and the Seven Dwarfs (1937), atau pemanfaatan kamera multiplane dalam Pinocchio (1940) dan Bambi (1942), yang memungkinkan penciptaan ilusi kedalaman visual yang luar biasa.

Salah satu kekuatan utama buku ini terletak pada penyajiannya yang komprehensif. Dengan lebih dari 1.500 gambar yang dikurasi dengan cermat, pembaca diajak untuk melihat langsung bagaimana proses kreatif di balik layar berlangsung. Tidak hanya terbatas pada hasil akhir yang diproyeksikan di layar bioskop, tetapi juga konsep-konsep awal yang mungkin telah terlupakan dalam lembaran sejarah. Melampaui layar sinema atas foto, sketsa, dan sekaligus esai yang mendalam.

Selain itu, kehadiran esai-esai dari para ahli Disney terkemuka menambah bobot intelektual dari buku ini. Mereka tidak hanya mendeskripsikan film-film yang dihasilkan Disney, tetapi juga memberikan analisis yang mendalam tentang proses kreatif di baliknya. Hal ini memberikan dimensi tambahan bagi pembaca yang ingin lebih memahami bagaimana karakter-karakter ikonik seperti Mickey Mouse, Donald Duck, dan Snow White diciptakan dan berkembang seiring waktu.

Ketika Walt Disney meninggal dunia pada tahun 1966, dunia animasi kehilangan salah satu pelopornya yang paling visioner. Namun, warisan yang ia tinggalkan tetap hidup dan terus menginspirasi generasi baru pembuat film animasi. Buku ini, dengan segala kekayaan visual dan narasinya, menjadi semacam penghargaan abadi bagi pencapaian Walt Disney dan timnya yang tak kenal lelah. Ia seakan memberikan warisan yang tak tergantikan.

Namun, sebagaimana setiap karya besar, buku ini juga menyisakan ruang untuk kritik. Beberapa pembaca mungkin merasa bahwa esai yang disajikan terlalu teknis bagi kalangan awam. Namun, bagi mereka yang benar-benar mencintai dunia animasi, justru aspek inilah yang membuat buku ini menjadi referensi yang kaya dan mendalam.

Buku ini bukanlah satu-satunya yang mengulas perjalanan Disney. Namun, yang membuatnya berbeda adalah pendekatannya yang holistik, menggabungkan antara visual dan analisis tertulis yang tajam. Dibandingkan dengan buku lain seperti Disney Animation: The Illusion of Life karya Frank Thomas dan Ollie Johnston, The Walt Disney Film Archives lebih menekankan pada aspek dokumentasi dan pelacakan sejarah visual yang mendetail. Inilah mengapa buku The Walt Disney Film Archives: The Animated Movies 1921-1968 berbeda bukan hanya sebuah buku. Ia adalah sebuah museum pribadi yang mampu menghadirkan kisah monumental dari seorang kreator yang tak pernah berhenti bermimpi. Bagi mereka yang mencintai Disney, buku ini bukan hanya sekadar bacaan, tetapi sebuah perjalanan sejarah yang menakjubkan. Dengan segala kelebihannya, buku ini layak menjadi koleksi wajib bagi para pecinta Disney, penggemar animasi, dan para peminat sejarah perfilman. Jadi, jika Anda adalah penggemar Disney atau pecinta animasi, maka buku “The Walt Disney Film Archives: The Animated Movies 1921-1968” adalah pilihan yang tepat untuk Anda. Buku ini menawarkan pengalaman unik dan memberikan kesempatan untuk memahami lebih lanjut tentang sejarah dan proses pembuatan film animasi Disney. Buku ini bisa dicari dan dibaca oleh para pemustaka Perpustakaan ISI Surakarta, lokasi penyimpanan dengan  nomor panggil: 791.43 THE – []