Resensi Buku “Estetika Filsafat Keindahan: Konektivitas Manusia dengan Keindahan”

NASKAH RESENSI

Estetika Filsafat Keindahan: Konektivitas Manusia dengan Keindahan

Oleh: Joko Setiyono, S.Sos.

 

Judul Buku      : Estetika Filsafat Keindahan

Pengarang        : Fx.Mudji Sutrisno Sj

Tebal Buku      : 163 hlm. ; 20 cm.

Penerbitan      : Kanisius., 1993

ISBN                : 979 843 329 4

Panggil             : 170 Sut e

Buku “Estetika Filsafat Keindahan” karya Fx.Mudji Sutrisno Sj merupakan eksplorasi mendalam tentang hubungan antara manusia, keindahan, dan filosofi. Penulis merinci bagaimana manusia mengekspresikan kehendak, rasa, dan pemikirannya melalui tubuh yang berekspresi, menjelajahi kompleksitas manusia dalam menciptakan dan mengapresiasi keindahan. Dengan tinjauan sejarah dari zaman Yunani dan Roma kuno hingga pemikiran kontemporer, buku ini menyajikan landasan yang kokoh untuk pemahaman estetika. Topik-topik seperti keindahan dalam seni, peran keagamaan, dan pengalaman estetika dijelaskan dengan cermat. Buku ini tidak hanya memandang keindahan dari perspektif Barat, tetapi juga memberikan wawasan ke Estetika Timur melalui fenomena Jepang, termasuk Shinto dan Zen. Dengan penekanan pada kebebasan berkreasi dan tanggung jawab berkesenian, buku ini memberikan panduan komprehensif bagi pembaca yang ingin mendalami dunia estetika.

            Buku ini dapat disebut sebuah karya monumental yang mengangkat nilai-nilai estetika dan filsafat keindahan ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan pengetahuan yang mendalam, penulis berhasil menggambarkan kompleksitas manusia dalam mengekspresikan kehendak, rasa, dan pemikirannya melalui tubuh yang berekspresi. Buku ini menjadi kontribusi berharga dalam literatur estetika, memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana manusia meresapi dan menciptakan keindahan.

Dalam bukunya, Fx.Mudji Sutrisno Sj menjelajahi konsep keindahan dengan cermat, memandangnya sebagai hasil dari pengalaman manusia terhadap wujud bermakna dalam benda atau karya seni. Penekanan pada pengalaman ini menjadi pijakan bagi pembaca untuk memahami bahwa keindahan sejati tidak hanya ditemukan melalui pengamatan kasar, tetapi melalui pemahaman yang mendalam dan pengalaman langsung. Buku ini tidak hanya mencakup aspek-aspek umum estetika, tetapi juga memberikan sorotan pada perkembangan pemikiran estetika sepanjang sejarah. Mulai dari zaman Yunani dan Roma kuno hingga pemikiran Thomas Aquinas, pembaca diantar dalam perjalanan panjang yang membahas keindahan dalam konteks waktu dan ruang. Tiga agama monoteisme juga diangkat, menambah dimensi keagamaan dalam pemahaman manusia terhadap keindahan.

Dalam eksplorasinya, penulis membahas estetika, karya seni, dan perkembangan kesenian modern hingga akhir abad ke-19. Aliran-aliran pokok kesenian abad ke-20 juga mendapat perhatian khusus, memberikan pemahaman yang luas terhadap evolusi seni sepanjang abad ke-20. Sebagai buku yang komprehensif, ia mencakup berbagai topik, termasuk aliran kritik masyarakat mengenai filsafat keindahan, empirisme, filsafat analitis, hingga pengalaman-pengalaman keindahan dan refleksi filsafatnya. Karya ini juga memasuki ranah seni secara spesifik, membahas tari, teater modern, dan estetika Timur dalam konteks fenomena Jepang. Pendekatan terhadap budaya Jepang melalui Shinto dan Zen memberikan dimensi baru terhadap pemahaman keindahan dari perspektif Timur. Selain itu, penulis membahas struktur karya seni pada umumnya, memperkaya pengetahuan pembaca tentang konstruksi karya seni dari berbagai genre. Buku ini bukan hanya sebatas uraian teoritis, melainkan juga membahas posisi kesenian dalam pembangunan masyarakat. Dialog seni kita menjadi bagian penting dalam buku ini, menyoroti kebebasan berkreasi dan tanggung jawab berkesenian sebagai elemen kunci dalam pembentukan budaya.

Fx.Mudji Sutrisno Sj mampu menyajikan materi kompleks ini dengan bahasa yang jelas dan aksesibel. Penulisan yang terstruktur dengan baik memandu pembaca melalui berbagai konsep estetika tanpa kehilangan kedalaman maknanya. Dengan tebal buku yang mencapai 163 halaman, buku ini memberikan wawasan yang memadai tanpa terkesan terlalu padat. Untuk memperkaya kajian pembaca dapat menyadingkan buku tersebut dengan buku ini Judul Buku: “The Art of Beauty: A Philosophical Exploration” Pengarang: John A. Smith Penerbit: Oxford University Press, 2008. Yang sejalan dengan buku “Estetika Filsafat Keindahan”, membahas konsep keindahan dari sudut pandang filsafat. John A. Smith menyajikan argumen filosofisnya tentang keindahan dan merinci peran keindahan dalam pemahaman manusia terhadap seni. Perbandingan bisa mencakup pendekatan filosofis khusus yang diambil oleh masing-masing penulis dan cara mereka mengaitkan keindahan dengan pengalaman manusia. Dapat juga dengan buku ini : “Aesthetics: A Comprehensive Introduction” karya Susan L. Feagin and Patrick Maynard terbitan Routledge, 2014. Buku ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang estetika secara umum, mencakup berbagai aspek termasuk filsafat keindahan. Dalam perbandingan dengan buku Fx.Mudji Sutrisno Sj, kita dapat mengevaluasi bagaimana masing-masing buku menangani topik seperti sejarah estetika, peran keindahan dalam seni, dan pengaruhnya terhadap masyarakat.

Secara singkat dapat diungkapkan: Buku berjudul “Estetika Filsafat Keindahan,” karya Fx.Mudji Sutrisno Sj mengajak pembaca dalam perjalanan mendalam menuju pemahaman yang lebih dalam tentang keterkaitan antara manusia, keindahan, dan filsafat. Penulis secara brilian mengungkap bagaimana manusia, melalui ekspresi tubuhnya, merefleksikan kehendak, perasaan, dan pemikiran, menciptakan dan merasakan keindahan. Buku ini tidak hanya merupakan eksplorasi sejarah keindahan dari masa Yunani dan Roma kuno hingga pemikiran kontemporer, tetapi juga menyentuh berbagai topik, seperti keindahan dalam seni, peran keagamaan, dan pengalaman estetika. Penekanan khusus diberikan pada pengembangan estetika dalam konteks seni Jepang, melibatkan elemen-elemen seperti Shinto dan Zen. Selain itu, buku ini memberikan wawasan mengenai kebebasan berkreasi dan tanggung jawab berkesenian, merinci kompleksitas interaksi antara seni dan masyarakat. Dengan bahasa yang mendalam namun aksesibel, Fx.Mudji Sutrisno Sj merangkai buku ini sebagai panduan komprehensif bagi mereka yang ingin memahami dan mengeksplorasi lebih lanjut aspek-aspek filsafat keindahan.