WORKSHOP “TURNITIN” UPT PERPUSTAKAAN INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA

 

UPT Perpustakaan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menyelenggarakan Workshop Turnitin dalam rangka membantu pemustaka menemukan potensi-potensi plagiarisme. Narasumber kegiatan yakni Sugeng Priyanto, S.S., M.IP. dari UPT Perpustakaan dan Undip Press, Universitas Diponegoro Semarang. Workshop internal ini diikuti seluruh ASN UPT Perpustakaan Institut Seni Indonesia Surakarta yang terdiri 11 orang yakni 1 (satu) Kepala UPT Perpustakaan dan 10 (sepuluh) pustakawan. Workshop Turnitin berlangsung pada Hari Rabu, 9 Agustus 2023 bertempat di Ruang Diskusi Lt.1 UPT Perpustakaan Kampus II ISI Surakarta Jl. Ringroad Mojosongo, Surakarta, Jawa Tengah.

Narasumber workshop, Sugeng Priyanto menyatakan turnitin merupakan salah satu alat deteksi plagiarisme. Turnitin ini software yang diterapkan oleh banyak kampus dan lembaga pendidikan di seluruh dunia. Software ini dirancang untuk membantu dosen dan pengajar dalam mengidentifikasi tindakan plagiarisme pada karya tulis mahasiswa, seperti makalah, tugas, esai, dan disertasi. Lanjut Sugeng; turnitin yakni software online berbasis web yang membandingkan teks elektronik yang diupload (submitted) dengan sumber dalam database online untuk menghasilkan laporan yang disebut “originilaty report”, di mana kalimat yang mirip dengan konten dari sumber lain akan disorot dan dari titik itu berapa persentase Indeks Kesamaan (similarity) kiriman anda yang sama dengan konten milik orang lain.

Pada kesempatan ini peserta workshop menerima materi, teori dan langsung praktik menggunakan turnitin untuk pencegahan plagiarisme turnitin karya ilmiah atau tugas mahasiswa di ISI Surakarta. Hampir semua peserta bertanya akan ketidaktahuannya dan segera memperoleh jawaban pertanyaan dari narasumber.

Sedangkan Kepala UPT Perpustakaan ISI Surakarta, M. Ali Nurhasan Islamy, S.Sos., M.A. menyampaikan bahwa acara-acara seperti workshop ini perlu sering diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi pustakawan di ISI Surakarta. Acara yang bersifat intern ini kontennya akan lebih efektif bisa diterima pustakawan. Ali melanjutkan, memang pustakawan sering mengikuti seminar atau webinar namun acara intern seperti ini perlu diadakan. Pada waktu ke depan direncanakan akan diadakan workshop seperti Workshop Canva, Workshop Alih Media Digital, Workshop KUI (Kemas Ulang Informasi) Berbasis Web dan workshop lainnya untuk meningkatkan kompetensi pustakawan di ISI Surakarta.

Baca juga beritanya di:

https://portalika.com/tingkatkan-kemampuan-pustakawan-upt-perpustakaan-isi-surakarta-adakan-workshop-turnitin/

https://wartabengawan.news/headline/upaya-cek-plagiasi-isi-perpustakaan-isi-surakarta-adakan-workshop-turnitin/

http://didiknews.com/ragam/tingkatkan-kapasitas-staff-perpustakaan-isi-surakarta-adakan-workshop-turnitin/

https://karysmafm.com/headline/upt-perpustakaan-isi-surakarta-adakan-workshop-turnitin-upaya-tingkatkan-kompetensi-pustakawan