UPT Perpustakaan ISI Surakarta MoU dengan Perpusnas RI

UPT Perpustakaan ISI Surakarta MoU dengan Perpusnas RI pada rangkaian Seminar Nasional, Penandatanganan MoU, dan Rapat Kerja Nasional FKP2TN 2024: Transformasi Perpustakaan ‎Akademik di Era Kecerdasan Buatan‎

Kepala Perpustakaan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta M. Ali Nurhasan Islamy, hadir mewakili Rektor ISI Surakarta dalam rangka penandatanganan MoU antara ISI Surakarta dengan Perpusnas RI. MoU tersebut di atas telah dilaksanakan dalam rangkaian “Seminar Nasional, Penandatanganan MoU, dan Rapat Kerja ‎Nasional 2024” dengan tema “Transformasi Perpustakaan Akademik di Era Kecerdasan Buatan: Standarisasi, Kolaborasi, dan Inovasi” yang diselenggarakan FKP2TN, yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 14 Juni 2024 ‎di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin.

Selain itu mewakili Rektor, Ali menyampaikan presentasi dalam sharing seasion yang bangga mengawali dengan pemutaran video profil perpustakaan yang merupakan potret Perpustakaan ISI Surakarta pada saat ini.  Kemudian Ali lanjut berbicara pengembangan perpustakaan yg memiliki kekhasan koleksi buku bidang seni dan koleksi audio sekitar 1300 kaset, piringan hitam serta manuscript yang sudah mulai dialihmediakan menjadi koleksi digital. Perpustakaan sudah meningkat, namun perpustakaan ISI Surakarta perlu masukan dari peserta seminar guna pengembangan yang lebih baik lagi.

Seminar nasional, Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN) dimulai dengan sambutan dari Ketua Panitia sekaligus Kepala UPA Perpustakaan Universitas Lambung Mangkurat, Noer Komari. Beliau melaporkan bahwa “Jumlah peserta yang hadir kali ini sungguh luar biasa, jauh melampaui ekspektasi kami,” ungkap ketua ‎panitia dengan penuh semangat. Turut hadir juga beberapa rektor PTN dalam pembukaan ini yang ‎melaksanakan penandatanganan MoU dengan Perpusnas RI.‎

Atmosfer acara semakin semarak dengan suguhan kesenian daerah (Madihin) yang menampilkan Naim, seorang mahasiswa ‎berprestasi Universitas Lambung Mangkurat. Naim berpantun diiringi dengan pukulan rebana yang menggugah hati dan mengundang ‎apresiasi dari seluruh hadirin.‎

Selanjutnya Ketua FKP2TN, Edy Suprayitno, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan keanggotaan untuk saling berkolaborasi dan ‎bersinergi. Edy juga menyoroti pentingnya konsorsium pengadaan jurnal sebagai salah satu bentuk kolaborasi yang ‎harus diperkuat. “Kolaborasi dan sinergi antar anggota adalah kunci untuk menghadapi tantangan di masa kini dan masa depan. Berharap FKP2TN dengan semua anggota mampu menatap masa depan organisasi serta perpustakaan masing-masing.” tegasnya.‎

Sambutan dilanjutkan oleh Bapak Iwan Aflani, Wakil Rektor bidang Akademik, Universitas Lambung Mangkurat yang penuh inspiratif. Beliau mengutip ‎pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang tiga paradoks dalam pendidikan di era digital: gelar yang tidak ‎menjamin kompetensi lulusan, kelulusan yang tidak menjamin kesiapan berkarya, dan akreditasi yang tidak menjamin ‎mutu. Karenanya Rektor menekankan pentingnya standarisasi, kolaborasi, dan inovasi dalam pengembangan ‎perpustakaan perguruan tinggi di masa depan. Setelah sambutan, Rektor resmi membuka acara tersebut.‎

Sementara Kabiro Hukum Organisasi Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, Perpustakaan Nasional RI, Sri Marganingsih dalam sambutannya menyampaikan ‎program Perpusnas RI salah satunya adalah pengumpulan naskah nusantara, baik yang berada di dalam maupun di ‎luar negeri. Beliau menjelaskan perlunya kerja sama erat dengan berbagai institusi untuk mewujudkan program ini. ‎Selain itu, rencana MoU antara Perpusnas dengan institusi luar negeri untuk pengumpulan naskah ‎nusantara. “Kerja sama ini diharapkan dapat memperkaya koleksi naskah Nusantara kita,” ujarnya. Beliau kemudian ‎mengukuhkan pengurus FKP2TN periode 2023-2026. Pengurus yang baru diharapkan dapat membawa organisasi ini ‎semakin maju dan berperan aktif dalam transformasi perpustakaan akademik di era kecerdasan buatan.‎