“Mendalami Keindahan Daya Quantum Seni”
Judul: Seni & Daya Hidup dalam perspektif quantum
Penulis: M Dwi Marianto
Penerbit: BP ISI Yogayakarta
Tahun: 2019
ISBN: 978-602-5945-20-5
Deskripsi fisik: xx, 294 hlm.: ilus.; 27 cm
Diresensi oleh: Joko Setiyono, S.Sos
Buku “Seni & Daya Hidup dalam Perspektif Quantum” karya M. Dwi Marianto adalah sebuah karya yang menggali hubungan yang mendalam antara seni dan kehidupan, serta memperkenalkan pandangan quantum dalam memahami fenomena seni. Melalui penelusuran yang cermat, penulis membawa pembaca pada sebuah perjalanan untuk memahami bagaimana seni tidak hanya sebagai sebuah ekspresi kreativitas, tetapi juga sebagai suatu kekuatan yang memengaruhi dan memperkaya kehidupan.
Marianto memperkenalkan konsep bahwa ada hubungan timbal-balik antara Seni dan Daya Hidup. Ia mengajukan pandangan bahwa ekspresi seni, baik dalam bentuk gerakan tubuh seorang penari, lukisan, musik, atau karya seni visual lainnya, memiliki kemampuan untuk menghasilkan sebuah kekuatan levitasional yang memancar dari kesatuan antara pikiran, tubuh, dan jiwa pelakunya. Konsep ini mengingatkan kita akan potensi transformativ seni dalam menciptakan pengalaman yang mendalam dan memperkaya kehidupan manusia.
Dalam bab-bab awal, Marianto menyelidiki pertanyaan mendasar tentang apa sebenarnya seni itu. Ia menyoroti keragaman ekspresi seni yang dipengaruhi oleh budaya, lingkungan, dan konteks sosial di mana seni tersebut tumbuh dan berkembang. Melalui pendekatan quantum, Marianto mengajak pembaca untuk memahami seni sebagai sebuah fenomena yang kompleks dan dinamis, yang tidak terbatas oleh batasan-batasan konvensional. Selanjutnya, Marianto membahas tentang “Melihat Seni Dalam Pemahaman Quantum”. Di sini, ia menguraikan bagaimana teori quantum dapat digunakan untuk memahami karya seni, yang seringkali menggali dimensi-dimensi yang lebih dalam dan abstrak. Dengan memandang seni dari perspektif quantum, pembaca diajak untuk memahami bahwa karya seni tidak hanya terdiri dari struktur dan bentuknya, tetapi juga dari makna dan pesan yang terkandung di dalamnya.
Bab-bab berikutnya membahas tentang langkah-langkah standar dalam proses kritik seni, termasuk deskripsi, analisis, interpretasi, dan penilaian. Marianto menyoroti bahwa proses kritik seni ini saling terkait dan tumpang tindih. Dalam hal teknis pemilahan ke dalam empat bab ini hanyalah bersifat semata membantu untuk memudahkan pembaca dalam memahami.
Bab yang menarik adalah “Relasi Antara Seni dan Metafora”, di mana Marianto membahas tentang hubungan antara seni dan penggunaan metafora. Ia menggarisbawahi bahwa seni yang baik adalah seni yang mampu menggambarkan realitas dengan cara yang baru dan kreatif, sehingga dapat memprovokasi pemikiran dan perasaan pemirsa.
Namun, puncak dari buku ini terdapat pada bab yang membahas “Relasi Bolak-Balik Antara Seni dan Daya Hidup”. Marianto menyelidiki hubungan yang erat antara seni dan kekuatan hidup (life force), yang dapat membangkitkan energi baru dan kelegaan bagi pelakunya. Ia menyoroti temuan dan teori Viktor Schauberger, seorang penjaga hutan yang observatif terhadap alam dan ekosistemnya. Melalui kajian ini, Marianto mengajak pembaca untuk memahami bahwa seni bukan hanya sekadar ekspresi kreativitas, tetapi juga sebuah kekuatan yang memiliki dampak yang mendalam bagi kehidupan.
Sebagai tambahan, buku ini juga membahas tentang EcoArt, sebuah gerakan seni yang bertujuan untuk membangkitkan kesadaran akan pentingnya kesinambungan ekosistem. Melalui karya seni mereka, seniman-seniman EcoArt mengkampanyekan isu-isu lingkungan dan mengajak masyarakat untuk bertindak dalam menjaga keseimbangan alam. Selanjutnya, dapat dikatakan bahwa: Pendekatan Quantum merupakan salah satu keunggulan utama buku ini adalah pendekatannya yang unik menggunakan konsep quantum dalam memahami fenomena seni. Sementara banyak buku tentang seni mungkin membatasi diri pada analisis konvensional, buku ini menawarkan perspektif yang lebih luas dan mendalam tentang keterkaitan antara seni dan realitas yang lebih dalam. Keunggulan lain yaitu: Pemahaman yang Mendalam, penulis melalui penelusuran yang cermat dan diskusi yang mendalam, memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang berbagai aspek seni dan bagaimana seni dapat dipahami melalui lensa quantum. Ini tidak hanya memperkaya pemahaman pembaca tentang seni, tetapi juga mendorong mereka untuk melihat seni dari sudut pandang yang lebih luas dan komprehensif. Ia mencakup berbagai aspek seni, mulai dari konsep dasar seni hingga kritik seni, serta hubungan antara seni dan metafora. Dengan demikian, buku ini menawarkan paparan yang komprehensif tentang berbagai aspek seni, yang mungkin tidak selalu ditemukan dalam buku-buku sejenisnya.
Dari judul buku ini sendiri adalah cermin dari pemahaman mendalam Marianto tentang peran penting seni dalam kehidupan. Melalui pengalaman dan pengetahuannya, Marianto menyampaikan pesan bahwa seni bukan hanya sekadar hiburan atau penghibur, tetapi juga sebagai sebuah kekuatan yang mampu mengubah dan memperkaya kehidupan manusia. Dengan menggunakan pendekatan quantum dan menggali berbagai teori dan temuan ilmiah, buku ini memberikan wawasan yang menarik dan mendalam tentang hubungan yang kompleks antara seni dan kehidupan.[]

