Penerapan One Person Librarian (OPL) di Perpustakaan Jurusan Karawitan ISI Surakarta Oleh: Sartini

Abstrak

One Person Librarian merupakan pustakawan yang mengelola perpustakaan di sebuah lembaga/institusi dengan sendirian. Dan ini sudah semakin jamak terjadi di perpustakaan yang ada di dunia ini. Berdasarkan pengamatan penulis banyak sekali perpustakaan sekolah dan perpustakaan jurusan/fakultas di perguruan tinggi menerapkan model ini. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya tenaga profesional pustakawan dan efisiensi biaya. Perpustakaan Jurusan Karawitan ISI Surakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi yang mengelola koleksi audio visual sebagai koleksi unggulan. Penulis merupakan pustakawan yang mengelola perpustakaan jurusan secara sendirian. Kegiatan yang dikerjakan yaitu pengembangan koleksi, pengolahan bahan pustaka, pelayanan dan kegiatan ketatausahaan perpustakaan lainnya. Terdapat beberapa keuntungan penerapan OPL yaitu lebih mudah memanage diri sendiri, lebih semangat dalam bekerja, lebih bertanggung jawab. Sedangkan hambatannya yaitu kurangnya evaluasi/penilaian, perasaan jenuh atau bosan, tidak ada tenaga pengganti. Saran yang dapat diterapkan adalah selalu berpikir positif, menjalin komunikasi yang baik dengan semua stake holder dan memanfaatkan perangkat teknologi informasi dan social media.

Kata Kunci : One Person Librarian (OPL), Solo Librarian, Pustakawan Tunggal

baca lebih lanjut klik OPL

upload by R. Lalan F

Pin on PinterestTweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+